Tumpah...
Kereta daratan naik ke langit
Jika jingga membaca pertanda dengan baik
Aku masih meragukannya
Tentang lara yang timbul dari tiap-tiap puncak
Dengarkah yang lainnya
Tentang nyawa yang hendak bertahan
Pagi hendak merasakan
Kemana “tanda petik” akan pergi
Kita pikir hujan turun dari langit
Kita pikir juga kemana bintang-bintang melangkah
Tapi pikiran kita hilang dalam biru
Biru yang satu itu
Biru yang lainnya juga
Teguh
Mataram, 12 Februari 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar