Halaman

Sampai Kala


Berputar
dinding-dinding sunyi yang  gelap kala malam
cahaya tersimpan
cahaya menyimpan dirinya di dalam perenungan
tak akan ada bayangan yang melihatnya untuk sementara
Sampai kala



Ia tak menyapa hawa dingin ini
bukan meretas yang seharusnya terjadi
aku menyimpannya
bayangannya yang terikat oleh entah apa

sebaliknya
kenangan itu
dibawa oleh laranya yang lugu
aku mengingatnya
banyak hal tersisa
tertinggalkan
sampai kala
tak banyak yang dapat disimpan

untuk esok hari

Mataram, 9 Maret 2013 (/Teguh)


1 komentar: